Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR melakukan pemantauan langsung kegiatan bersih-bersih Sungai Lumbah yang berlokasi di Jalan Mandastana, RT 32, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Jumat (23/01) pagi.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota menggunakan perahu karet
milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin untuk
menyusuri aliran Sungai Lumbah. Dari hasil pemantauan, Wali Kota menemukan
sejumlah titik aliran sungai yang tersumbat dan berupaya menelusuri penyebab
terjadinya penyumbatan tersebut.
Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mengatakan bahwa
kegiatan gotong royong membersihkan Sungai Lumbah merupakan bentuk kepedulian
bersama terhadap lingkungan, mengingat kawasan tersebut selama ini luput dari
perhatian pemerintah.
“Gotong royong membersihkan Sungai Lumbah ini memang sempat
luput dari perhatian pemerintah, karena pemerintah kota tidak bisa berdiri
sendiri. RT yang lebih tahu kondisi di sini. Banyak bangunan yang berdiri di
atas sungai, nanti akan kita sosialisasikan terlebih dahulu sebelum dilakukan
penertiban sesuai SOP,” ujarnya.
Ia menambahkan, Satuan Polisi Pamong Praja akan melakukan
sosialisasi kepada masyarakat agar memperhatikan dampak bangunan yang berdiri
di atas sungai. Menurutnya, kesadaran pemilik rumah sangat penting karena
bangunan yang melebar ke badan sungai berdampak pada terjadinya genangan air di
lingkungan sekitar.
“Saya juga melihat saluran drainase yang tertutup, ini perlu
dilakukan pembersihan. Pemerintah kota mengucapkan terima kasih kepada warga
Mandastana RT 32 yang sudah ikut membersihkan. Bersama-sama ayo kita jaga
sungai sebagai sumber kehidupan dan untuk kehidupan anak cucu kita ke depan,”
tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Drainase Dinas PUPR Kota
Banjarmasin, Harwita, menjelaskan bahwa Sungai Lumbah sempat mengalami genangan
karena alirannya buntu akibat tanaman dan bangunan yang menghambat aliran air.
“Sungai Lumbah ini sempat terendam karena alirannya buntu.
Saat ini sudah dibuka oleh warga dan akan dilakukan normalisasi menggunakan
alat ekskavator agar sungai kembali terbuka. Di beberapa titik memang
diperlukan gorong-gorong karena bangunan menghambat aliran sungai, nanti akan
kita beri surat dan gorong-gorongnya juga akan kita bangunkan,” jelasnya.
Sebagai informasi, Sungai Lumbah yang berada di Kelurahan
Kuripan memiliki panjang sekitar 391 meter dan terhubung dengan Sungai Gardu di
Kelurahan Sungai Lulut yang memiliki panjang sekitar 401 meter.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasatpol PP Kota
Banjarmasin, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Plt Camat Banjarmasin Timur,
serta seluruh lurah se-Kecamatan Banjarmasin Timur. (Prokom-bjm/Bem-Zul)
Posting Komentar