BANJARMASIN – Agar masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok
dengan harga terjangkau sekaligus menekan angka inflasi di Kota Banjarmasin,
Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar
Banjarmasin menggelar pasar murah di Halaman Kantor Kelurahan Mantuil, Selasa
(28/04).
Dalam kegiatan yang bekerja sama dengan PT Bank Negara
Indonesia Tbk (BNI) tersebut, masyarakat Kota Banjarmasin dapat membeli paket
sembako ekonomis berisi 1 kilogram gula pasir dan 2 liter minyak goreng hanya
dengan harga Rp53.000, lebih murah dari harga normal yang diklaim dapat
mencapai Rp59.000.
Wali Kota Banjarmasin melalui Plt Sekretaris Daerah Kota
Banjarmasin, Dolly Syahbana, menyampaikan bahwa menjaga harga pangan tetap
stabil adalah tugas utama pemerintah di tahun 2026. “Pemerintah Kota
Banjarmasin sangat memperhatikan kestabilan harga kebutuhan pokok. Kami
memahami bahwa kenaikan harga, sekecil apa pun, akan langsung menyulitkan
masyarakat. Oleh karena itu, pasar murah ini hadir sebagai langkah nyata
pemerintah untuk melindungi daya beli warga,” ucap Dolly.
Ia juga menjelaskan alasan dipilihnya Kelurahan Mantuil
sebagai lokasi pertama, bahwa pemerintah ingin memastikan program bantuan ini
tersebar merata hingga ke wilayah pinggiran kota. “Warga di wilayah Mantuil
juga berhak mendapatkan bahan pokok dengan harga murah tanpa harus terbebani
biaya transportasi tambahan ke pusat kota. Kami ingin ada keadilan ekonomi bagi
seluruh warga Banjarmasin,” tambahnya.
Selain itu, Dolly menyampaikan apresiasi kepada BNI dan
Perumda Pasar Banjarmasin yang telah bersinergi menyukseskan acara ini. Ia
menilai kerja sama antara sektor perbankan dan pemerintah sangat penting untuk
menjaga kondisi ekonomi masyarakat tetap kuat.
Di sela kegiatan, Dolly juga mengingatkan warga agar bijak
saat berbelanja dan tidak melakukan aksi borong. “Gunakanlah kesempatan ini
untuk kebutuhan rumah tangga sendiri, bukan untuk ditimbun atau dijual kembali.
Kami berharap seluruh warga bisa mendapatkan manfaatnya secara merata dengan
tetap menjaga ketertiban selama mengantre,” tutupnya.
Kegiatan pasar murah ini rencananya akan terus berlanjut ke
kelurahan-kelurahan lain di Kota Banjarmasin sepanjang tahun 2026 guna
memastikan ketersediaan pangan murah bagi seluruh lapisan
masyarakat.(prokom-bjm)
Posting Komentar