BANJARMASIN – Sejak hari Kamis, (02/04), logo resmi harijadi Kota Banjarmasin ke 5 abad, resmi diluncurkan Wali Kota Banjarmasin, H M Yamin HR, bersama para kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.
Peluncuran perdana logo tersebut dilaksanakan di Aula Kayuh
Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, dengan disaksikan perwakilan komunitas yang
ada di kota berjuluk seribu sungai.
Logo dengan tema “Lima Abad Kami Kawa Gawi Sabumi
Banjarmasin Maju Sejahtera”, yang pengunaannya untuk memeriahkan seluruh event
rangkaian acara harijadi tersebut, bisa diakses di halaman web Bagian Protokol
dan Komunikasi Pimpinan dengan alamat
https://prokom.banjarmasinkota.go.id/
Dalam kesempatan tersebut, H M Yamin menjelaskan bahwa logo
peringatan 5 abad kota bermotto Kayuh Baimbai itu tidak melalui proses
sayembara, melainkan ditetapkan melalui mekanisme rapat bersama sejumlah SKPD
dan pihak terkait. “Memang untuk logo perayaan tahun ini sudah kita tetapkan
melalui beberapa mekanisme rapat dengan SKPD dan teman-teman. Jadi tidak kita
lombakan,” ujarnya.
Menurutnya, keputusan tidak menggelar sayembara logo juga
didasari pertimbangan waktu. “Kita ingin perayaan ini sudah berjalan sejak awal
April. Apalagi tanggal 24 nanti juga ada event Wali Kota Cup Berkuda, jadi
logonya harus segera digunakan,” jelasnya.
Terkait proses pembuatan logo, ia kembali menjelaskan,
desain tersebut telah melalui pembahasan bersama yang menghasilkan konsep
sesuai kesepakatan bersama.
Lebih lanjut, pemimpin Kota Banjarmasin ini mengungkapkan,
perayaan 5 abad Kota Banjarmasin akan diramaikan dengan ratusan kegiatan yang
melibatkan masyarakat secara luas. “Kita rencanakan hampir 500 event yang akan
dilaksanakan di Kota Banjarmasin. Harapannya masyarakat bisa merasakan langsung
dampak dari perayaan ini,” katanya.
Selain itu, Pemko Banjarmasin juga menargetkan beberapa
kegiatan rangkaian harijadi dapat tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia
(MURI), termasuk potensi keterlibatan relawan pemadam kebakaran yang jumlahnya
cukup besar di Banjarmasin. “Insyaallah ada beberapa event yang kita siapkan
untuk MURI, termasuk yang melibatkan relawan damkar, dan program-program
lainnya,” tambahnya.
Ia berharap momentum 500 tahun ini tidak hanya menjadi
seremoni, tetapi juga menjadi tonggak percepatan pembangunan, dengan sejumlah
program pemerintah yang dapat diselesaikan dan diresmikan tahun ini. “Harapan
kita, di 5 abad ini seluruh masyarakat bisa merasakan dampaknya, dan beberapa
program juga bisa kita tuntaskan,” tutupnya. (prokom-bjm/bem-zul)
Posting Komentar