BANJARMASIN
– Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin, bertindak sebagai Pembina Upacara
dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Proklamasi Pemerintahan
Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Tahun 2026. Upacara yang
berlangsung khidmat ini digelar di halaman Kantor Pemerintah Kota (Pemko)
Banjarmasin, Minggu (17/5/2026) pagi.
Upacara peringatan ini dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda Kota Banjarmasin, Sekretaris Daerah, para kepala SKPD, Camat, Lurah, serta diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Banjarmasin, organisasi kepemudaan, dan para veteran.
Dalam
amanatnya, Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin menyampaikan bahwa peristiwa
Proklamasi 17 Mei 1949 yang dibacakan oleh Brigjen Hasan Basry merupakan
tonggak sejarah krusial bagi eksistensi Kalimantan sebagai bagian tak
terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Proklamasi ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan adalah
bukti nyata integritas, kesetiaan, dan daya juang luar biasa rakyat Kalimantan
terhadap ibu pertiwi. Tugas kita hari ini bukan lagi angkat senjata, melainkan
merawat api semangat tersebut untuk membangun daerah," ujar H. Muhammad
Yamin.
Wali Kota Banjarmasin mengucapkan selamat Hari ALRI ke-77
kepada seluruh prajurit dan keluarga besar TNI Angkatan Laut.
"Momentum ini menjadi pengingat semangat perjuangan,
patriotisme, dan pengabdian para pejuang laut dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Sebagai kota sungai, Banjarmasin memiliki keterikatan kuat dengan budaya
maritim dan semangat bahari Indonesia",Ujarnya.
Melalui peringatan ini, Wali Kota juga berharap semangat
cinta tanah air, disiplin, dan persatuan terus tumbuh dalam membangun Kota
Banjarmasin yang maju dan sejahtera.
“Dirgahayu ALRI ke-77. Teruslah menjadi garda terdepan
penjaga laut nusantara dan kebanggaan bangsa Indonesia.”
Sebagai Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota
Banjarmasin, Ronny YL, menyatakan pihaknya akan melanjutkan misi penanaman
jiwa, semangat, dan nilai-nilai juang 1945 kepada generasi muda
"Kita akan menebarkan bagaimana jiwa, semangat, dan
nilai-nilai juang '45 agar supaya mereka mengerti bahwa perjuangan tidak hanya
yang mereka tahu sekarang, tapi juga perjuangan zaman dulu," ujar Ronny.
Ronny menegaskan pentingnya memegang prinsip *Jasmerah* atau
"Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah". Ia menilai, banyak anak muda
bahkan sebagian orang tua yang belum memahami makna kemerdekaan sebagai proses
menjadi satu bangsa dan negara yang berdaulat dalam bingkai Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
"Jasmerah ini sangat penting, karena banyak sekarang
ini jangankan anak-anak muda, kita-kita sini aja orang-orang tua aja tidak
mengerti sejarahnya kita ini menjadikan merdeka," katanya.
Melalui upaya ini, LVRI Banjarmasin berharap generasi muda
dapat memiliki wawasan kebangsaan yang kuat dan memahami arti kemerdekaan yang
sesungguhnya.
Upacara ini di tutup dengan Penyerahan Tali Asih kepada 3
orang perwakilan LVRI Kota Banjarmasin.
(Prokom_bjm/zul/yayan)
Posting Komentar