BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat
langkah pengendalian inflasi daerah, khususnya pada komoditas pangan strategis,
guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam High Level Meeting Tim
Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarmasin yang dibuka Wali Kota
Banjarmasin, HM Yamin HR, didampingi Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda,
Senin (22/12).
Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR menyampaikan bahwa High
Level Meeting TPID merupakan forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas
sektor di tengah dinamika inflasi yang memerlukan pengelolaan secara disiplin
dan terukur.
“Berdasarkan perkembangan terakhir, inflasi Kota Banjarmasin
tercatat berada di atas rata-rata nasional dan Provinsi Kalimantan Selatan.
Sejumlah komoditas pangan strategis seperti cabai rawit merah, cabai merah
keriting, bawang merah, dan telur ayam ras masih berada di atas harga acuan,”
ujar Yamin.
Ia menambahkan, tantangan pengendalian inflasi ke depan
perlu diantisipasi secara lebih matang, terutama menjelang momentum hari besar
keagamaan nasional serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang
membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar dan berkelanjutan.
Untuk itu, Wali Kota Banjarmasin meminta seluruh unsur TPID
memperkuat pengamanan pasokan dari hulu hingga hilir melalui peningkatan
produksi, pengendalian distribusi, serta intervensi pasar yang tepat sasaran,
agar stabilitas harga tetap terjaga dan daya beli masyarakat Kota Banjarmasin
terlindungi. (prokom-bjm)




Posting Komentar