BANJARMASIN
— Ketua TP PKK Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, mengedukasi pelajar SD Negeri
Gadang 2 tentang pemilahan sampah dan pemanfaatan mesin pencacah plastik di
Taman Rekreasi dan Edukasi Jahri Saleh, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini
menyasar pembentukan perilaku peduli lingkungan sejak usia dini sebagai bagian
dari solusi pengelolaan sampah kota.
Neli
menegaskan, persoalan sampah harus ditangani dari hulu dengan melibatkan
generasi muda. “Kami dorong anak-anak menjadi agen perubahan dari sekolah.
Mereka harus terbiasa memilah sampah dan memahami bahwa sampah memiliki nilai
guna,” ujarnya.
Dalam
kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga praktik
langsung menggunakan mesin pencacah plastik. Metode ini dinilai efektif untuk
memperkuat pemahaman sekaligus membangun kebiasaan nyata dalam pengelolaan
sampah.
Kegiatan
diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti para siswa bersama Ketua
TP PKK Banjarmasin, Hj Neli Listriani. Aktivitas ini menjadi bagian dari upaya
menanamkan pola hidup sehat dan aktif di lingkungan sekolah.
Kepala
Dinas Pendidikan Banjarmasin, Ryan Utama, yang turut hadir, menyatakan dukungan
terhadap program tersebut. Ia menilai edukasi lingkungan perlu diintegrasikan
dalam kegiatan belajar untuk membentuk karakter siswa yang peduli dan
bertanggung jawab.
Pemerintah
Kota Banjarmasin terus mendorong kolaborasi antara TP PKK, sekolah, dan
pemangku kepentingan lainnya guna memperkuat kesadaran lingkungan di
masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus
menciptakan budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. (prokom-bjm)
Posting Komentar