Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR bersama
Dandim 1007/Banjarmasin Kolonel Czi Slamet Riyadi melakukan penanaman perdana
padi musim tanam tahun 2026 di Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin
Utara.
Kegiatan ini turut melibatkan kelompok tani setempat dengan
jenis padi yang ditanam yakni Siam Karang Dukuh, salah satu varietas lokal yang
diharapkan mampu memberikan hasil optimal bagi petani.
Dalam keterangannya, Wali Kota H. M. Yamin HR menyampaikan
keprihatinannya terhadap kondisi lahan pertanian di kawasan tersebut yang mulai
terdesak oleh pembangunan perumahan. Ia menegaskan pentingnya menjaga
keberadaan lahan pertanian di tengah keterbatasan luas wilayah Kota Banjarmasin
yang hanya sekitar 98 kilometer persegi.
“Memang di area sini kita cukup prihatin, karena sudah mulai
merambahnya perumahan-perumahan. Padahal kita harus bersama-sama menjaga
wilayah pertanian yang masih tersisa, khususnya di Sungai Andai yang tembus
hingga Sungai Gampa,” ujarnya.
Menurutnya, luas lahan pertanian di Kota Banjarmasin saat
ini berkisar sekitar 2.500 hektare dan diharapkan dapat terus dipertahankan. Ia
menilai kawasan Sungai Andai masih memiliki potensi pertanian yang cukup luas
meskipun sebagian wilayahnya telah berkembang menjadi permukiman.
Selain itu, Wali Kota juga menyoroti pentingnya dukungan
infrastruktur pertanian, khususnya sistem irigasi. Ia berharap adanya bantuan
dari pemerintah provinsi maupun pihak terkait untuk pembangunan irigasi yang
mampu mengatasi kondisi banjir maupun kekeringan.
“Kalau musim air tinggi, jangan sampai seluruh tanaman
terendam. Sebaliknya saat kemarau, harus ada sistem pompanisasi agar kebutuhan
air tetap tercukupi,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan para pengembang perumahan
agar memperhatikan kondisi geografis Banjarmasin sebagai kota rawa dan seribu
sungai. Ia menekankan agar pembangunan tidak dilakukan dengan penimbunan lahan
secara berlebihan dan tetap mengadopsi konsep rumah panggung.
“Kita akan minta dinas terkait untuk mensosialisasikan
kepada developer agar pembangunan menyesuaikan kondisi eksisting Banjarmasin,”
tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap
sektor pertanian tetap terjaga dan mampu memberikan kontribusi terhadap
ketahanan pangan daerah, sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan
kelestarian lingkungan. (prokom-bjm/bem)
Posting Komentar