Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR,
melakukan uji coba armada mikrotrans berbasis listrik sebagai langkah awal
menghadirkan transportasi umum ramah lingkungan di Kota Banjarmasin. Selasa
(07/04) siang.
Pengadaan armada ini digawangi oleh Dinas Perhubungan
(Dishub) Kota Banjarmasin dengan menggandeng pihak Wuling Banjarmasin sebagai
penyedia kendaraan. Uji coba dilakukan untuk melihat langsung performa
kendaraan, mulai dari daya tahan baterai hingga kenyamanan bagi penumpang.
“Jadi hari ini kita melakukan uji coba mikrotrans listrik.
Ini salah satu produk yang ingin kita gunakan nantinya, tapi kita uji coba dulu
untuk mengetahui waktu dan durasi ketahanannya di perjalanan,” ujar Wali Kota.
Uji coba direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu
bulan. Selama periode tersebut, armada akan diuji dalam operasional harian,
mulai dari pagi hingga sore hari, sebelum dilakukan pengisian daya pada malam
hari.
Wali Kota menjelaskan, mikrotrans listrik ini diharapkan
mampu menjangkau berbagai wilayah di Banjarmasin dan menjadi moda transportasi
yang terintegrasi. Dengan kapasitas sekitar 12 hingga 13 penumpang termasuk
pengemudi, kendaraan ini dinilai cukup representatif untuk kebutuhan angkutan
kota.
Selain itu, armada juga dilengkapi berbagai fitur modern
seperti CCTV dan GPS. Fitur tersebut dinilai penting untuk meningkatkan
keamanan serta memantau pergerakan kendaraan selama beroperasi.
“Dengan adanya CCTV dan GPS, kita bisa memantau aktivitas di
dalam kendaraan maupun pergerakan unit. Ini penting untuk keamanan dan
pengawasan,” jelasnya.
Dari sisi kenyamanan, Wali Kota mengaku terkesan setelah
mencoba langsung kendaraan tersebut. Ia menyebut perjalanan terasa nyaman
dengan pendingin udara yang dingin serta suspensi yang empuk.
“Di perjalanan luar biasa enak, AC dingin, dan kaki-kakinya
empuk. Ini tentu jadi nilai tambah untuk masyarakat,” ungkapnya.
Terkait kemungkinan menggantikan angkutan konvensional
seperti taksi kuning, Wali Kota menegaskan bahwa hal tersebut masih akan dikaji
lebih lanjut. Pemerintah Kota akan melihat hasil uji coba sebelum menentukan
langkah ke depan.
“Kita uji coba dulu, nanti kita lihat seperti apa. Kalau
memang sesuai kebutuhan, jumlah unit akan kita sesuaikan agar bisa menjangkau
seluruh wilayah kota,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa penggunaan kendaraan listrik
merupakan bagian dari upaya efisiensi energi sekaligus pengurangan emisi,
sejalan dengan konsep pembangunan kota yang berkelanjutan.
Dengan adanya uji coba ini, diharapkan mikrotrans listrik
dapat menjadi solusi transportasi masa depan di Kota Banjarmasin yang lebih
modern, aman, nyaman, dan ramah lingkungan. (prokom-bjm/bem).
Posting Komentar