BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR,
menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalimantan
Selatan Tahun 2026 yang digelar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja
Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2027.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh seluruh kepala daerah
dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan, menjadikannya sebagai forum
strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah secara terpadu
di tingkat provinsi. Selasa (7/4)
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Banjarmasin
menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan yang berfokus pada
peningkatan infrastruktur dasar, penataan kawasan permukiman, serta penguatan
pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Selain penyampaian usulan, forum Musrenbang juga diwarnai
sesi tanya jawab yang dimanfaatkan Wali Kota untuk mengangkat isu penanganan
sampah di Kota Banjarmasin. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi
tantangan serius yang memerlukan sinergi lintas sektor, termasuk dukungan dari
pemerintah provinsi.
Menurutnya, pengelolaan sampah harus dilakukan secara
komprehensif, mulai dari penguatan sistem pemilahan sampah di tingkat rumah
tangga, peningkatan layanan pengangkutan, hingga pengembangan fasilitas
pengolahan sampah yang modern dan berkelanjutan.
Wali Kota juga berharap adanya dukungan kebijakan dan
program dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan guna memperkuat upaya
penanganan sampah di Banjarmasin, sehingga mampu menciptakan lingkungan kota
yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui partisipasi aktif dalam Musrenbang ini, Pemerintah
Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam
perencanaan pembangunan yang inklusif, terarah, dan berkelanjutan demi
meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kalimantan Selatan, khususnya Kota
Banjarmasin. (prokom-bjm)
Posting Komentar