BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR
menghadiri Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi
Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Kalimantan Tahun 2026 yang
digelar di Hotel Novotel Pontianak, Sabtu (23/05) pagi.
Kehadiran Wali Kota Banjarmasin didampingi jajaran Satuan
Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Banjarmasin sebagai bentuk
komitmen dalam memperkuat sinergi antarpemerintah kota di wilayah Kalimantan,
khususnya dalam menghadapi tantangan fiskal daerah dan percepatan pembangunan
perkotaan.
Raker Komwil V APEKSI Regional Kalimantan tahun ini
mengusung tema “Fiskal Tangguh, Kota Tumbuh”, yang membahas berbagai isu
strategis daerah, mulai dari penguatan kemandirian fiskal, pembangunan
infrastruktur, digitalisasi pelayanan publik hingga pengendalian inflasi
daerah.
Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menyampaikan bahwa
forum APEKSI menjadi wadah penting bagi pemerintah kota untuk saling berbagi
pengalaman dan memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, tantangan pembangunan perkotaan saat ini
membutuhkan dukungan fiskal yang kuat dan inovasi pelayanan publik yang adaptif
terhadap perkembangan teknologi.
“Insentif fiskal, percepatan pembangunan, infrastruktur
digitalisasi pelayanan publik dan menjaga inflasi,” ujar Yamin saat mengikuti
rangkaian kegiatan raker tersebut.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong
penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, termasuk melalui pemanfaatan
digitalisasi pelayanan guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat
serta mendukung efisiensi birokrasi.
Selain mengikuti agenda pembukaan dan sidang pleno, jajaran
SKPD Kota Banjarmasin juga mengikuti sejumlah forum diskusi dan pembahasan
teknis bersama pemerintah kota se-Kalimantan terkait strategi pembangunan
daerah, penguatan ekonomi lokal serta pengendalian inflasi di masing-masing
wilayah.
Raker Komwil V APEKSI Regional Kalimantan tersebut menjadi
momentum penting bagi pemerintah kota untuk merumuskan rekomendasi strategis
yang nantinya akan dibawa dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI.
(prokom-bjm/bem-ysr)
Posting Komentar