BANJARMASIN — Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj Neli
Listriani, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini tidak bisa lagi hanya
berfokus pada kegiatan belajar di kelas. Hal itu disampaikannya saat membuka
kegiatan Penguatan PAUD Holistik Integratif bagi kepala TK di Hotel Rattan Inn
Banjarmasin, Rabu (06/05/2026), yang turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan
Kota Banjarmasin, Ryan Utama.
“PAUD harus memastikan anak tumbuh secara utuh, tidak hanya
cerdas secara akademik, tetapi juga sehat, terlindungi, dan terpenuhi gizinya,”
ujar Neli.
Ia menjelaskan, pendekatan holistik integratif menjadi kunci
untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD, karena menggabungkan aspek
pendidikan, kesehatan, gizi, hingga pengasuhan dalam satu sistem yang saling
terhubung. Menurutnya, hal ini menuntut kerja sama lintas sektor, mulai dari
tenaga pendidik hingga orang tua.
“Kalau hanya mengandalkan sekolah, hasilnya tidak akan
maksimal. Harus ada sinergi semua pihak agar anak-anak kita benar-benar
mendapatkan layanan terbaik,” katanya.
Melalui kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari
Pendidikan Nasional tersebut, Neli mendorong para kepala sekolah TK untuk tidak
hanya memahami konsep, tetapi juga menerapkannya secara konkret di satuan
pendidikan masing-masing.
Pemerintah Kota Banjarmasin sendiri menempatkan penguatan
PAUD sebagai langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia
sejak dini, dengan memastikan setiap anak mendapatkan layanan yang menyeluruh
dan berkelanjutan. (prokom-bjm)
Posting Komentar