BANJARMASIN — Ketua TP PKK Banjarmasin, Hj Neli Listriani,
menegaskan pentingnya peran kader sebagai pelopor perubahan dalam pengurangan
sampah plastik. Hal itu disampaikannya saat Rapat Rutin PKK yang dirangkai
dengan pembagian toples wadah guna ulang kepada perwakilan anggota PKK dari 52
kelurahan se-Kota Banjarmasin, di Taman Rekreasi dan Edukasi Jahri Saleh, Rabu
(06/05/2026). Kegiatan tersebut juga dihadiri para camat se-Kota Banjarmasin.
“Toples ini kita bagikan kepada seluruh PKK kelurahan
sebagai percontohan, agar kader bisa lebih dulu membiasakan penggunaan wadah
sendiri sebelum mengajak masyarakat,” ujar Neli.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi strategi awal yang
terukur, dengan menempatkan kader PKK sebagai agen perubahan di lingkungan
masing-masing. Melalui kebiasaan sederhana seperti membawa wadah saat
berbelanja, diharapkan pesan pengurangan plastik dapat tersampaikan lebih
efektif. “Perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Kalau kader sudah memberi
contoh, masyarakat akan lebih mudah mengikuti,” katanya.
Program ini juga menjadi bentuk dukungan konkret terhadap
kebijakan pemerintah dalam pengendalian sampah plastik berbasis keluarga. PKK
dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan
rumah tangga.
Neli menambahkan, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi
pengurus untuk menghadirkan inovasi dalam mendukung gerakan lingkungan. “Kami
ingin PKK tidak hanya menjalankan program, tapi juga menciptakan solusi yang
bisa berdampak nyata,” tegasnya.
Melalui langkah percontohan ini, pemerintah berharap gerakan
pengurangan plastik tidak berhenti pada simbolis kegiatan, melainkan berkembang
menjadi kebiasaan baru yang meluas di tengah masyarakat. (prokom-bjm)
Posting Komentar