BANJARMASIN — Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah,
menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pelaku UMKM melalui akses
permodalan dan perluasan pasar saat mengunjungi Showroom Dekranasda Kota
Banjarmasin di Balai Kota, Rabu (06/05/2026). Kunjungan tersebut disambut Ketua
Dekranasda Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani.
Dalam kunjungan itu, Farida menyoroti potensi besar produk
lokal, khususnya kain sasirangan, yang dinilai mampu bersaing hingga pasar
internasional. “Produk UMKM kita, termasuk sasirangan, punya peluang besar
mendunia. Tinggal bagaimana kita dorong akses modal dan pasarnya agar semakin
luas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Koperasi
telah menyiapkan skema pembiayaan berbunga rendah untuk mendukung pelaku usaha.
“Kami membuka akses pinjaman melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)
dengan bunga sekitar 3–6 persen per tahun. Ini bisa dimanfaatkan koperasi yang
beranggotakan para pengrajin,” kata Farida.
Menurutnya, pengrajin didorong untuk berhimpun dalam
koperasi agar lebih mudah mengakses pembiayaan sekaligus memperkuat posisi
usaha. Selain itu, digitalisasi juga menjadi kunci dalam memperluas jangkauan
pasar. “Sekarang zamannya digital. Produk UMKM tidak hanya dijual di dalam
negeri, tapi juga bisa menjangkau pembeli luar negeri,” tambahnya.
Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani,
menyambut positif dukungan tersebut dan menilai peluang kolaborasi dengan
Kementerian Koperasi dapat mempercepat pengembangan UMKM lokal. Ia menyebut
para pengrajin membutuhkan akses modal yang mudah dan berkelanjutan untuk
meningkatkan produksi.
Pemerintah berharap, dengan dukungan pembiayaan dan
perluasan pasar, pelaku UMKM di Banjarmasin mampu meningkatkan omzet sekaligus
memperkuat daya saing produk lokal di tingkat nasional hingga global.
(prokom-bjm)
Posting Komentar