BANJARMASIN,-Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin
meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih sekaligus melakukan
penanaman pohon di lokasi tersebut, Selasa (26/5/2026). Pohon yang ditanam
berasal dari hadiah ucapan ulang tahun yang diberikan rekan dan SKPD beberapa
waktu lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan rehabilitasi TPA
Basirih yang sedang berjalan. Wali Kota mengatakan, penutupan zona terakhir
dengan tanah merah telah selesai dilakukan pada April 2026, dan kini mulai
ditanami agar lahan bekas timbunan sampah berubah menjadi ruang hijau yang
bermanfaat.
“Mungkin di awal tahun 2025, tepatnya 6 Februari, kita sudah
melaksanakan amanah Undang-Undang Tahun 2008 dan 2013 tentang pengelolaan
sampah. Artinya, kita tidak lagi menggunakan sistem open dumping,” ujar H.
Muhammad Yamin saat meninjau lokasi.
Ia menjelaskan, pengelolaan TPA Basirih saat ini sudah
mengikuti arahan dan aturan sesuai UU 2008 yang mulai berlaku efektif 2013,
yaitu menggunakan sistem controlled landfill atau sanitary landfill. Untuk
memantau kondisi terkini, peninjauan juga dibantu dengan pemetaan menggunakan
drone.
“Yang hari ini kita lihat adalah zona terakhir yang kita
tutup dengan tanah merah di April 2026. Sudah kita tanam juga beberapa tanaman,
termasuk dari ucapan ulang tahun rekan-rekan dan SKPD. Mudah-mudahan hasilnya
bisa menghijau seperti zona lainnya,” tambahnya.
Wali Kota berharap, ke depan TPA Basirih dapat menjadi ruang
oksigen hijau bagi Kota Banjarmasin. Mengingat lokasinya yang berada di dataran
tertinggi di kota, lahan ini dinilai potensial untuk dikembangkan menjadi
kawasan hijau.
“Kalau bicara dataran paling tinggi di Kota Banjarmasin, ya
di sini. TPA Basirih ini sudah seperti bukit-bukit. Harapan kita, bisa
bermanfaat karena luasnya sangat besar,” ujarnya.
Terkait sisa sanksi administratif, H. Muhammad Yamin
menyampaikan bahwa dari 22 sanksi, kini tinggal satu yang masih dalam proses
penyelesaian, yakni pemilahan dan pemisahan antara air hujan dan air lindi.
Pemerintah Kota Banjarmasin akan terus berkoordinasi dengan Kementerian
Lingkungan Hidup dan Pusdal Lingkungan Hidup untuk menuntaskannya.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kementerian LH dan Pusdal LH. Kami tetap berupaya menyelesaikan apa yang menjadi tugas kami. Terima kasih atas bimbingan Kementerian LH, Pusdal, dan sinergi integritas Dinas Lingkungan Hidup yang selama ini terus melakukan langkah-langkah perbaikan,” Pungkasnya. (prokom_bjm/zul)
Posting Komentar