JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengikuti
ajang internasional 25 Tahun Indo Water Expo dan Forum 2026. Kegiatan berskala
global ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi
Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri, Safrizal Z.A, JIEXPO Kemayoran,
Jakarta, Rabu (12/08).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjarmasin diwakili
oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, yang hadir langsung untuk
meninjau berbagai inovasi teknologi blueprint tata kelola air bersih dan
sanitasi.
Keikutsertaan Pemko Banjarmasin dalam forum ini didasari
oleh kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan tantangan geografis unik sebagai
"Kota Seribu Sungai". Karakteristik wilayah Banjarmasin yang
didominasi dataran rendah (lowland) dan lahan rawa membuat kota ini sangat
rentan terhadap isu manajemen air basah, intrusi air asin, pemeliharaan
sanitasi, hingga pengelolaan limbah cair domestik.
Melalui ajang Indo Water 2026 yang mempertemukan lebih dari
600 pelaku industri dari berbagai negara, Pemko Banjarmasin membidik adopsi
teknologi modern. Langkah strategis ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam
mentransformasi pengelolaan sampah dan air di Banjarmasin menjadi sumber daya
baru yang bermanfaat bagi hajat hidup orang banyak, sekaligus mengoptimalkan
sistem sanitasi berbasis geografis wilayah.(prokom-bjm)
Posting Komentar