BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR ditemani
Sekda Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar menggelar rapat bersama Balai Wilayah
Sungai (BWS) Kalimantan III dan sejumlah kepala SKPD terkait di lingkungan
Pemerintah Kota Banjarmasin. Kamis (20/08) siang.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah upaya strategis,
khususnya penguatan ketahanan air baku serta pembangunan infrastruktur irigasi
di wilayah Kota Banjarmasin.
Salah satu pembahasan utama berkaitan dengan rencana
pembangunan embung di Pematang Panjang serta pemasangan jaringan pipa air baku
menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Pramuka.
Direktur Utama PT PAM Bandarmasih, Zubandi, menyampaikan
rencana tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Banjarmasin untuk
menjaga keandalan pasokan air baku bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan embung di Pematang Panjang akan
menjadi salah satu upaya menyediakan cadangan air baku, terutama saat
menghadapi musim kemarau panjang. Selain itu, direncanakan pemasangan pipa
berdiameter 1.200 milimeter dengan panjang sekitar 9,3 kilometer dari Pematang
Panjang menuju IPA 2 Pramuka.
Zubandi menjelaskan, kondisi musim kemarau selama ini
menjadi tantangan bagi penyediaan air baku. Saat debit sungai menurun, intrusi
air laut dapat masuk ke sumber air baku sehingga menyebabkan air menjadi asin
dan tidak dapat diolah secara optimal
"IPA yang kita miliki itu cuma bisa untuk mengolah air
sungai menjadi air minum, bukan mengolah air asin menjadi air minum,"
jelasnya.
Rencana pembangunan tersebut berada di wilayah Banjarmasin
Timur dan pembiayaannya diharapkan dapat diusulkan secara bertahap kepada
pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, dengan melibatkan BWS
Kalimantan III dan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Selain penguatan ketahanan air baku, rapat juga membahas
pembangunan infrastruktur irigasi yang diusulkan Dinas Ketahanan Pangan,
Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, khususnya di wilayah Kelurahan Sungai
Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko
Banjarmasin bersama instansi terkait untuk mendukung kebutuhan infrastruktur
pengairan sekaligus memperkuat pengelolaan sumber daya air di wilayah kota.
Melalui koordinasi bersama BWS Kalimantan III dan perangkat
daerah terkait, Pemko Banjarmasin mendorong agar berbagai kebutuhan
infrastruktur air dapat diusulkan dan direalisasikan secara bertahap, sehingga
memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung ketahanan air
di Kota Banjarmasin. (Prokom-bjm/bem)
Posting Komentar