https://hut80ri.setneg.go.id/

Kamis, 20 Agustus 2026

Rakon TP PKK Banjarmasin Perkuat 10 Program Pokok PKK

 


BANJARMASIN - Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani memimpin Rapat Konsultasi (Rakon) TP PKK Kota Banjarmasin Tahun 2026 di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Kamis (20/08/2026). Kegiatan mengusung tema "Kuatkan Program 10 Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045” dan dihadiri kader PKK se-Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Hj. Neli menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan kader PKK, mulai tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga kelompok Dasawisma, yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan keluarga di Kota Banjarmasin. Ia menegaskan, Rakon bukan sekadar forum penyampaian laporan, tetapi menjadi ruang untuk mengevaluasi program, menyamakan persepsi, mengidentifikasi kendala, menyusun langkah perbaikan, serta memperkuat sinergi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Menurut Hj. Neli, keberhasilan PKK tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa besar manfaatnya dirasakan keluarga dan masyarakat. Karena itu, evaluasi perlu dilakukan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring hingga pelaporan, termasuk dengan meningkatkan kualitas administrasi, pencatatan, dokumentasi, data kader dan Dasawisma. “Administrasi yang baik bukan sekadar untuk mendapatkan nilai dalam lomba, tetapi menjadi alat untuk mengetahui apakah program kita benar-benar berjalan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan Dasawisma sebagai ujung tombak PKK yang berada paling dekat dengan keluarga. Data Dasawisma perlu terus diperbarui dan dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi keluarga secara nyata. Selain itu, lomba-lomba PKK harus dipandang sebagai instrumen pembinaan, bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Usai Rakon, Hj. Neli meminta seluruh TP PKK kecamatan dan kelurahan mengevaluasi program yang telah berjalan, mengidentifikasi kegiatan yang belum optimal, menyusun langkah perbaikan, memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas administrasi dan data Dasawisma, serta meningkatkan kapasitas kader. Ia juga mendorong persiapan lomba yang lebih baik, pengembangan inovasi sesuai potensi wilayah, dan memastikan setiap program PKK memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (prokom-bjm)

 



Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search