BANJARMASIN - Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj. Neli
Listriani memimpin Rapat Konsultasi (Rakon) TP PKK Kota Banjarmasin Tahun 2026
di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Kamis (20/08/2026). Kegiatan
mengusung tema "Kuatkan Program 10 Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita,
Wujudkan Indonesia Emas 2045” dan dihadiri kader PKK se-Kota Banjarmasin.
Dalam sambutannya, Hj. Neli menyampaikan apresiasi kepada
seluruh pengurus dan kader PKK, mulai tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga
kelompok Dasawisma, yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan
pemberdayaan keluarga di Kota Banjarmasin. Ia menegaskan, Rakon bukan sekadar
forum penyampaian laporan, tetapi menjadi ruang untuk mengevaluasi program,
menyamakan persepsi, mengidentifikasi kendala, menyusun langkah perbaikan,
serta memperkuat sinergi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Menurut Hj. Neli, keberhasilan PKK tidak hanya diukur dari
banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa besar manfaatnya
dirasakan keluarga dan masyarakat. Karena itu, evaluasi perlu dilakukan sejak
tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring hingga pelaporan, termasuk dengan
meningkatkan kualitas administrasi, pencatatan, dokumentasi, data kader dan
Dasawisma. “Administrasi yang baik bukan sekadar untuk mendapatkan nilai dalam
lomba, tetapi menjadi alat untuk mengetahui apakah program kita benar-benar
berjalan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan Dasawisma sebagai
ujung tombak PKK yang berada paling dekat dengan keluarga. Data Dasawisma perlu
terus diperbarui dan dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi keluarga secara
nyata. Selain itu, lomba-lomba PKK harus dipandang sebagai instrumen pembinaan,
bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi mendorong peningkatan kualitas
pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Usai Rakon, Hj. Neli meminta seluruh TP PKK kecamatan dan
kelurahan mengevaluasi program yang telah berjalan, mengidentifikasi kegiatan
yang belum optimal, menyusun langkah perbaikan, memperkuat koordinasi,
meningkatkan kualitas administrasi dan data Dasawisma, serta meningkatkan
kapasitas kader. Ia juga mendorong persiapan lomba yang lebih baik,
pengembangan inovasi sesuai potensi wilayah, dan memastikan setiap program PKK
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (prokom-bjm)
Posting Komentar