https://hut80ri.setneg.go.id/

Kamis, 03 September 2026

Hj. Neli Listriani Tinjau Penyaluran Air Bersih untuk Warga Kuin Cerucuk

 


BANJARMASIN – Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani Yamin HR, meninjau langsung penyaluran air bersih bagi warga di kawasan Kelurahan Kuin Cerucuk, tepatnya di Jalan Ir. P. Moch Noor, Kamis (03/09/2026). Penyaluran tersebut dilakukan sebagai respons cepat Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap keluhan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Berdasarkan informasi warga, gangguan aliran air di kawasan Kuin Cerucuk hingga Pelambuan telah berlangsung sekitar satu pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat warga mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari, sehingga pemerintah bergerak melakukan pendistribusian air menggunakan tangki.

Hj. Neli mengatakan, setiap keluhan masyarakat terkait kebutuhan air bersih menjadi perhatian dan ditindaklanjuti secara cepat. Pemerintah Kota Banjarmasin bersama tim rescue terus mendistribusikan air, termasuk menyediakan tong penampungan bagi warga. “Tentunya setiap keluhan kami bergerak cepat. Pemerintah Kota Banjarmasin bersama tim rescue menyalurkan bantuan air, kemudian menyediakan tong dan mendistribusikan air,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi kemarau menyebabkan debit air menurun, sementara naiknya air laut turut memengaruhi kualitas air di Kota Banjarmasin yang menjadi lebih asin. Karena itu, selain mengandalkan tangki PAM Bandarmasih yang jumlahnya terbatas, tim rescue turut membantu pendistribusian air hingga malam hari agar kebutuhan warga di berbagai wilayah dapat terpenuhi. “Kalau masyarakat tidak mendapatkan air bersih, tentunya dapat memicu berbagai gangguan kesehatan,” katanya.

Hj. Neli menambahkan, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama PAM Bandarmasih terus berupaya menormalkan kembali pelayanan air bersih, terlebih kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga Oktober.

Pada kesempatan tersebut, Hj. Neli juga membagikan masker kepada warga sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat di tengah musim kemarau dan kondisi udara berkabut serta potensi kabut asap akibat karhutla yang mulai terasa, terutama pada pagi hari. (prokom-bjm)




Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search