https://hut80ri.setneg.go.id/

Kamis, 03 September 2026

Audiensi dengan Kementerian UMKM, Walikota Banjarmasin Dorong Hilirisasi dan Program Naik Kelas Bagi Pelaku Usaha

 


JAKARTA – Walikota Banjarmasin, H.M. Yamin HR, melakukan audiensi strategis dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia di Jakarta. Rabu, 02/09/2026

Kedatangan jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut diterima langsung oleh Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, didampingi Sekretaris Kementerian UMKM RI, Loto Srinaita Ginting, serta jajaran deputi Kementerian UMKM RI.

Dalam pertemuan tersebut, Walikota Banjarmasin menyampaikan harapannya agar Kementerian UMKM dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM daerah, khususnya yang berbasis pada hilirisasi produk unggulan. Langkah ini diambil guna membawa UMKM Kota Banjarmasin naik kelas, memperluas akses permodalan, serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, yang membuka kegiatan audiensi secara resmi menyambut baik inisiatif tersebut. Beliau menegaskan bahwa potensi ekonomi Banjarmasin yang sangat besar memerlukan kolaborasi erat dengan Kementerian UMKM.

Dukungan aktif pemerintah daerah dianggap sangat krusial dalam menyukseskan program nasional penguatan ekonomi daerah, termasuk program PROKESRA Produktif yang ditargetkan bagi 10 juta penduduk yang berusaha dan bekerja.

Salah satu fokus pembahasan dalam audiensi ini adalah pemanfaatan platform SAPA UMKM. Platform ini hadir untuk menyediakan ketersediaan data akurat yang dibutuhkan dalam menentukan langkah intervensi pemerintah.

Melalui platform ini, disajikan pula informasi terkait persyaratan yang harus disiapkan pelaku usaha untuk mendapatkan pelatihan dan pembinaan berkelanjutan.

Guna mempercepat legalitas dan standardisasi produk lokal, Pemkot Banjarmasin memohon dukungan kementerian dalam beberapa poin krusial, Fasilitasi sertifikasi halal skema self declare bagi para pelaku UMKM, dengan Dukungan pendaftaran dan sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia) yang terintegrasi melalui SAPA UMKM, Optimalisasi penyaluran modal usaha melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), Peningkatan literasi keuangan serta perluasan akses pasar bagi produk lokal.

Serta mendukung penunjang standarisasi mutu dan kwalitas pruduk Pemko memohonkan bantuan peralatan dan mesin produksi serta sarana usaha yang mampu meningkatkan daya saing.

Sebagai bentuk aksi nyata di lapangan, Pemkot Banjarmasin merencanakan penyelenggaraan program Kumitra yang akan disinergikan dengan momen penutupan Bakul Fest. Acara ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Kopdar bersama Dewi Harlas untuk merangkul para pelaku UMKM berpotensi ekspor.

Target nyata dari kolaborasi ini mencakup penyerahan secara masif perizinan dan sertifikasi, seperti target 500 sertifikat Halal, 500 pembiayaan KUR, serta kemudahan izin usaha lainnya bagi UMKM Banjarmasin. (prokom-bjm/ysr-bem)

 



Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search