https://hut80ri.setneg.go.id/

Selasa, 30 Juni 2026

Hj. Neli Listriani: Pendidikan Kesetaraan Jadi Solusi Tekan Angka Putus Sekolah di Banjarmasin

 


BANJARMASIN – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, mengapresiasi pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan yang dinilai menjadi salah satu solusi dalam menekan angka putus sekolah sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pengukuhan dan Pelepasan Siswa Kelas Akhir Program Pendidikan Kesetaraan dan Program Pembelajaran Al-Qur'an bagi Lansia Komunitas Edukasi Bersinar Kecamatan Banjarmasin Barat, yang dirangkai dengan pelepasan lulusan Paket A, B, dan C PKBM Warrahmah Tahun Ajaran 2025–2026 di halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat, Senin (29/6/2026).

Menurut Hj. Neli Listriani, keberadaan pendidikan nonformal menjadi bukti bahwa kesempatan memperoleh pendidikan tetap terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang usia maupun latar belakang. Program tersebut juga menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Banjarmasin.

"Program ini sangat kami apresiasi karena mampu membantu mengurangi angka anak putus sekolah di Kota Banjarmasin. Yang membanggakan, tidak hanya anak-anak, tetapi juga para lansia memiliki semangat belajar yang tinggi dengan mengikuti pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C," ujarnya.

Ia berharap minat masyarakat terhadap program pendidikan kesetaraan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, semakin banyak warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut, semakin besar pula peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Hj. Neli juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan program tersebut. Dukungan Pemerintah Kota Banjarmasin, PT Pelindo, PKBM Warrahmah, Komunitas Edukasi Bersinar, serta seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi modal penting dalam memastikan pendidikan nonformal terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Ia menegaskan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat agar tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, program pendidikan kesetaraan diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih berkualitas sekaligus memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk terus belajar sepanjang hayat. (prokom-bjm)




 

Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search